BOGOR JAWA BARAT.Dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bogor Wanita Berkebaya (BWB) berkolaborasi dalam penyelenggaraan Grand Wedding Expo 2026 yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026, pukul 10.00–20.00 WIB, di Kebun Percobaan Muara Langbou, Jalan Raya Ciapus No. 25A, Kota Bogor.
Kegiatan ini menjadi ajang yang memadukan pameran industri pernikahan, pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif. Grand Wedding Expo diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha, komunitas budaya, seniman, dan masyarakat untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Bogor Wanita Berkebaya (BWB) merupakan komunitas perempuan yang berkomitmen melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa. Melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan budaya, BWB terus mengajak perempuan dari berbagai kalangan untuk bangga mengenakan kebaya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia kepada generasi muda.
Ketua Pelaksana Grand Wedding Expo 2026, Ali Bram, mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor industri pernikahan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan sebuah event yang tidak hanya menjadi ajang promosi vendor pernikahan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang, berkolaborasi, serta menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bogor Wanita Berkebaya (BWB), Monica Maya Dora, menegaskan bahwa keterlibatan BWB dalam Grand Wedding Expo merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menjaga eksistensi kebaya sebagai identitas budaya nasional.
"Momentum Hari Kebaya Nasional menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai, mengenakan, dan melestarikan kebaya sebagai identitas budaya bangsa. Kebaya bukan sekadar busana, tetapi simbol keanggunan, nilai luhur, dan jati diri perempuan Indonesia. Kami juga berharap kegiatan ini mampu membuka peluang bagi pelaku seni, UMKM, serta ekonomi kreatif di Kota Bogor," ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan menarik, mulai dari pameran vendor pernikahan, bazar kuliner UMKM, fashion show kebaya, pertunjukan seni budaya, hiburan, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Melalui Grand Wedding Expo 2026, Bogor Wanita Berkebaya bersama seluruh mitra penyelenggara berharap dapat memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kebaya sebagai warisan budaya Indonesia, mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif, serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu pusat kegiatan budaya, pariwisata, dan industri kreatif yang terus berkembang. (Reporter/TB)


Posting Komentar