LTM PCNU Kota Bogor Bersama DMI Bogor Selatan Tebar 300 Benih Ikan, Dorong Kepedulian Lingkungan dan Ketahanan Pangan


BOGOR JAWA BARAT— Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) PCNU Kota Bogor bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Bogor Selatan menggelar kegiatan penebaran sebanyak 300 benih ikan sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus memperkuat pemanfaatan potensi lingkungan berbasis kemasjidan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, berlokasi di sekitar Masjid Miftahul Huda, Gang Kabayan, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.


Penebaran ratusan benih ikan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjaga keberlangsungan ekosistem perairan, kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi kepada warga agar lingkungan sekitar masjid dapat dikelola secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai manfaat bagi masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LTM PCNU Kota Bogor sekaligus Ketua DMI Kecamatan Bogor Selatan, KH. M. Kodariah, S.Hi., Bendahara DMI Bogor Selatan Ustadz Abdul Sholeh, serta Ustadz Adam, Imam Harian Masjid Miftahul Huda. Sejumlah warga dan unsur masyarakat sekitar turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.


KH. M. Kodariah: Masjid Harus Hadir Memberikan Manfaat


Dalam kesempatan tersebut, KH. M. Kodariah menyampaikan bahwa kegiatan penebaran benih ikan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian organisasi keagamaan terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.


Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk kepedulian terhadap lingkungan, ketahanan pangan, dan kegiatan sosial.

"Kegiatan ini mudah-mudahan menjadi awal yang baik. Sebanyak 300 bibit ikan yang kita tebarkan bukan hanya untuk hari ini, tetapi bagaimana ke depan dapat dipelihara dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar KH. M. Kodariah.

Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditebar, melainkan juga oleh komitmen bersama dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan potensi yang ada.


"Yang paling penting adalah pemeliharaan setelah penebaran. Kita ingin masyarakat ikut merasa memiliki sehingga apa yang sudah kita lakukan bersama ini dapat terus berkembang," tambahnya.


Membangun Kepedulian dari Lingkungan Masjid


Kegiatan penebaran ikan tersebut juga dinilai memiliki pesan edukatif. Lingkungan masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat tumbuhnya kepedulian sosial dan lingkungan.


Kolaborasi antara LTM PCNU Kota Bogor dan DMI Bogor Selatan menjadi salah satu bentuk sinergi dalam menghidupkan peran masjid di tengah masyarakat.


Dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemanfaatan sumber daya lingkungan secara bijak juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat.


Harapan ke Depan


Ke depan, LTM PCNU Kota Bogor dan DMI Bogor Selatan berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan di sejumlah lingkungan masjid lainnya.


Program penebaran benih ikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penebaran semata, tetapi dapat dilanjutkan dengan sistem pemeliharaan, pengawasan, serta pengembangan yang melibatkan masyarakat setempat.


Bila dikelola secara konsisten, kegiatan tersebut berpotensi menjadi model pemberdayaan berbasis masjid yang menggabungkan nilai keagamaan, kepedulian lingkungan, kebersamaan warga, dan ketahanan pangan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan bukan hanya dilakukan di satu tempat. Masjid-masjid lain juga dapat mengembangkan program yang sesuai dengan potensi lingkungannya masing-masing," tutur KH. M. Kodariah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan membangun budaya gotong royong.


Sementara itu, kegiatan penebaran 300 bibit ikan di lingkungan Masjid Miftahul Huda diharapkan menjadi langkah kecil dengan dampak yang panjang. Dari lingkungan masjid, semangat menjaga alam dan memberdayakan masyarakat dapat terus tumbuh.


Dengan semangat kebersamaan, masjid bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga dapat hadir sebagai pusat kepedulian, pemberdayaan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Reporter: Prabu


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama